0

Agar Organ Intim Wanita Sehat, Waspadai Gejala-Gejala Penyakit Ini

Organ intim wanita bila terjadi gangguan bisa mempengaruhi hasrat untuk berhubungan seksual, tingkat kesuburan, dan kondisi kesehatan wanita secara keseluruhan. Agar organ intim wanita sehat, maka kenali dan waspadai gejalanya melalui perbedaan dari kondisi miss V yang normal. Hal ini sangat penting untuk diketahui oleh para wanita mengingat organ intim wanita sebagai organ penting kebutuhan seksual dan reproduksi. Kenali dan waspadai gejala-gejalanya.

 Agar Organ Intim Wanita Sehat, Waspadai Gejala-Gejala Penyakit Ini

Organ intim wanita selain dibersihkan dengan secara teratur, menjaga agar miss V tetap sehat bisa dilakukan dengan mengenali gejala-gejala yang dapat merujuk pada resiko penyakit tertentu. Berbagai faktor dapat mempengaruhi kesehatan organ intim wanita. Namun beberapa gejala lain sebenarnya adalah hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Apa Gejala-Gejala dan Potensi Penyakit pada Organ Intim Wanita?

Organ intim wanita memiliki resiko akan terkena penyakit bila terjadi gangguan pada area organ intim wanita ini. Untuk itu, agar organ intim wanita Anda menjadi sehat, maka kenalilah gejala-gejala berikut ini beserta penyebab dan potensi penyakitnya.

Nyeri Saat Berhubungan Seksual

Gangguan saat berhubungan seksual seperti nyeri pada saat dan setelah bersenggama (dispareunia) dapat diakibatkan karena beberapa hal seperti:

  1. Otot dinding miss V mengalami kontraksi yang tidak terduga (vaginismus).
  2. Depresi, kecemasan, dan trauma dapat menurunkan hasrat untuk berhubungan seksual sehingga menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan saat melakukan senggama.
  3. Dalam kasus yang jarang terjadi, penyebab lain seperti kista pada miss V dapat menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual.
  4. Perubahan kadar hormon seperti turunnya produksi estrogen setelah melahirkan, saat menyusui, dan setelah menopause, menyebabkan penipisan dinding miss V sehingga mendatangkan nyeri saat berhubungan seksual.

Gatal Pada Daerah Kemaluan

Kondisi ini dapat menjadi gejala infeksi kutu pada rambut kemaluan. Kutu ini dapat meninggalkan bintik-bintik hitam pada kulit atau celana dalam Anda. Selain itu gigitan kutu juga dapat meninggalkan bintik biru. Cangkang telur kutu juga dapat dikenali dengan titik putih pada dasar rambut kemaluan. Kondisi ini dapat ditangani dengan obat-obatan insektisida yang dijual bebas di pasaran.

Selain itu, gatal di sekitar miss V yang diiringi meningginya suhu tubuh dapat menjadi gejala kudis. Kondisi yang kerap memburuk di malam hari ini disebabkan oleh tungau kecil yang menelusup ke dalam kulit. Hal ini dapat ditangani dengan resep krim dari dokter. Baca: Perawatan untuk Gatal Gatal pada Kemaluan Wanita

Luka atau Guratan

Guratan atau luka pada kulit kemaluan dapat menjadi gejala herpes genital yang ditularkan melalui hubungan seksual. Sebagian besar orang yang mengalaminya tidak menyadari bahwa mereka sedang terinfeksi karena gejalanya yang dapat hilang dengan sendirinya. Virus ini tidak dapat dilenyapkan dari tubuh, tapi dapat dikontrol dengan obat-obatan antivirus. Selain herpes genital, luka juga dapat disebabkan penyakit menular seksual lain.

Cairan dari Miss V

Cairan dari miss V dapat dikategorikan normal jika warnanya tidak berbeda dari keputihan biasa, tidak berbau, dan tidak disertai gejala lain seperti gatal atau nyeri. Namun infeksi jamur dapat menyebabkan cairan miss V berwarna putih kental. Sementara vaginosis bakteri menyebabkan cairan berbau amis berwarna abu-abu. Penyakit seksual menular seperti trikomoniasis, klamidia, dan gonore juga dapat mengakibatkan cairan miss V yang tidak normal. Kondisi ini perlu ditangani oleh dokter.

Vaginitis atau infeksi yang mengakibatkan ketidaknormalan kadar bakteri miss V dan inflamasi juga diawali dengan adanya cairan miss V yang berbau dan menyebabkan gatal atau nyeri. Vaginosis bakteri adalah jenis vaginitis yang umum. Kondisi ini dapat juga bisa disebabkan oleh jamur Candida albicans dan parasit trikomoniasis yang ditularkan melalui hubungan seksual.

Tonjolan Kecil

Tonjolan kecil yang keras dengan permukaan kasar bisa jadi adalah kutil kelamin. Kutil kelamin bisa terasa gatal, tapi tidak mendatangkan rasa sakit. Kutil-kutil kelamin ini dapat tumbuh secara berkelompok atau sendiri-sendiri. Kondisi ini dapat ditangani dengan resep krim dari dokter.

Pendarahan Tidak Normal

Pendarahan di luar masa menstruasi atau setelah berhubungan seksual dapat menjadi gejala infeksi, seperti klamidia atau ketidaknormalan pada leher rahim. Pada kasus yang sangat jarang, hal ini dapat menjadi gejala kanker. Pendarahan juga kadang diasosiasikan dengan efek samping kontrasepsi suntik atau oral. Segera memeriksakan diri ke dokter adalah langkah yang terbaik.

Benjolan Pada Mulut Miss V

Benjolan tersebut bisa jadi adalah kista Bartholin yang dapat terinfeksi dan mengandung nanah pada bagian dalam bibir miss V. Penanganan dapat dilakukan dengan mengonsumsi antibiotik atau menjalani prosedur bedah. Pada kasus yang sangat jarang pada wanita pasca-menopause, kadang perlu dilakukan biopsi untuk mendeteksi kemungkinan kanker vulva. Selain itu, benjolan merah dapat terbentuk ketika terjadi infeksi pada batang rambut kemaluan atau disebut folikulitis.

Ruam Pada Miss V

Molluscum Contagiosum (MC) adalah virus yang ditularkan melalui kontak antarkulit atau menyentuh benda yang terkontaminasi seperti handuk. Virus ini dapat menyebabkan bintik-bintik merah yang padat, tapi tidak terasa sakit. Pengobatan dapat dilakukan oleh dokter spesialis penyakit kelamin dengan menggunakan cairan nitrogen.

Selain infeksi MC, ruam juga dapat disebabkan oleh iritasi kulit akibat banyak faktor, misalnya gesekan pakaian. Ruam juga dapat disebabkan oleh reaksi alergi akibat penggunaan sabun, sampo, losion, atau parfum yang dapat memicu dermatitis. Mengganti produk-produk tersebut dengan yang bebas aroma dapat mencegah dermatitis datang kembali. Selain hal di atas, ruam juga dapat disebabkan oleh ekim, psoriasis dan infeksi jamur.

Agar Organ Intim Wanita Tetap Sehat

Selain mengenali gejala-gejala di atas, ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar organ intim wanita bisa tetap sehat, yaitu:

  1. Vaksinasi HPV dapat mencegah infeksi virus.
  2. Hubungan seksual terproteksi menggunakan kondom atau hubungan monogami dengan orang yang bebas penyakit menular seksual.
  3. Cermat memilih alat kontrasepsi. Alat kontrasepsi seperti spermisida dan cincin Nuva dapat menyebabkan iritasi pada miss V.
  4. Batasi konsumsi minuman keras dan hindari rokok serta obat-obatan terlarang.
  5. Jaga kebersihan organ intim Anda dengan air dan sabun yang tidak beraroma. Selain itu hindari pembalut beraroma.
  6. Senam Kegel dapat membantu mengencangkan otot panggul dan organ intim wanita.
  7. Kenali efek samping obat-obatan yang mungkin dapat berdampak kepada tingkat hormon dan miss V. Konsumsi antibiotik dalam jangka panjang berisiko menyebabkan infeksi jamur pada miss V. Sementara antihistamin tertentu dapat menyebabkan miss V kering.
  8. Pemeriksaan secara teratur seperti pap smear untuk mendeteksi potensi penyakit.
  9. Lebih berhati-hati saat beraktivitas. Cedera pada area panggul dan hubungan seksual yang dipaksakan dapat membuat miss V mengalami trauma.
  10. Kenali hubungan antara kondisi kesehatan tertentu dan efeknya terhadap organ intim wanita. Misalnya diabetes dan sindrom Sjogren yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan organ intim kering.
  11. Gunakan Crystal X produk herbal 100% alami tanpa campuran kimia untuk merawat sekaligus mengatasi semua masalah kewanitaan.

Secara keseluruhan, agar dapat segera mendapat penanganan yang tepat, periksakan diri ke dokter jika:

  1. Terdapat perubahan warna, volume, atau bau cairan miss V, terutama jika gejala disertai dengan gejala lain, seperti gatal, nyeri atau demam.
  2. Terdapat benjolan pada miss V.
  3. Miss V menjadi gatal, iritasi, dan kemerahan.
  4. Miss V terasa seperti penuh atau tertekan.
  5. Pendarahan di luar masa menstruasi, setelah menopause, atau setelah berhubungan seksual.

Menjaga kesehatan organ intim wanita sebagai organ penting kebutuhan seksual dan reproduksi merupakan hal yang penting. Lakukan untuk memiliki hidup lebih berkualitas dan produktif.

Incoming search terms:

  • masalah kewanitaan
  • masalah organ intim wanita
  • masalah organ kewanitaan
  • masalah kewa
  • kesehatan organ intim wanita
  • kesehatan organ intim
  • keshtan o
  • menjaga organ
  • Masalag pada kewanit
  • ciri kesehatan organ intim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *