1

Apa Itu Kanker Payudara Dan Sudahkah Anda Mengenalinya?

Apa itu kanker payudara dan sudahkah Anda mengenalinya? Mengenai apa itu kanker payudara disebut-sebut sebagai penyakit nomor dua mematikan yang banyak menyerang wanita setelah kanker leher rahim. Kanker payudara adalah kanker yang ada pada jaringan payudara. Tidak hanya wanita yang terserang penyakit ini, kanker yang menyerang daerah dada ini juga dapat menyerang laki-laki.

Sudahkah Anda Mengenal Apa Itu Kanker Payudara 2Salah satu ciri kanker payudara yaitu adanya benjolan pada payudara, akan tetapi tidak berarti setiap adanya benjolan pada payudara itu mesti kanker payudara. Kenapa bisa demikian? Karena terdapat beberapa jenis penyakit lain yang juga dapat menyebabkan benjolan pada daerah sekitar payudara, misalnya seperti kista pada payudara. Kista bukan kanker tetapi bisa berupa benjolan. Untuk itu, sebaiknya Anda mengenal lebih jauh apa itu kanker payudara yang mematikan ini.

Jadi apa itu kanker payudara sedikit sudah dijelaskan di atas. Nah, kanker payudara ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh perkembangan jaringan sel kanker ganas yang tumbuh dari jaringan pada payudara Anda. Sel kanker pada payudara ini biasanya muncul pada saluran (lobula) daerah di sekitar payudara. Sel kanker payudara ini dapat tumbuh dan berkembang tidak normal dan dapat menyebar di antara jaringan atau organ yang ada dan bisa pada bagian tubuh lainnya di luar payudara. Saat ini penyakit yang menjadi momok setiap wanita ini merupakan penyebab kematian kedua terbesar bagi wanita di dunia. Negara tetangga negara kita yaitu Singapura, terdapat 1 dari 16 wanita yang akan terdiagnosa mengidap kanker payudara dalam masa selama hidupnya.

Wanita keturunan Cina misalnya memiliki resiko lebih tinggi dibandingkan dengan etnis Melayu atau India sekitar 10% – 20%. Kasus resiko tertinggi terjadi pada umur dengan kelompok usia antara 50 sampai 60 tahun. Resiko terkena serangan kanker payudara dapat meningkat seiring pertambahan usia kita. Di era yang serba modern dengan kecanggihan teknologi seperti sekarang ini banyak wanita yang berupaya untuk mampu melawan kanker payudara disebabkan karena melakukan pendeteksian dini serta peningkatan kualitas pengobatan. Berikut merupakan faktor resiko dari penjelasan apa itu kanker payudara.

Apa Saja Faktor Resiko Kanker Payudara

Ada berbagai faktor resiko terkena kanker ini dan faktor pemicunya secara pasti masih belum dapat diketahui. Resiko apa itu kanker payudara dapat Anda telusuri dari sejarah keluarga yang mengidap kanker payudara, menstruasi dini, atau adanya kemungkinan faktor resiko yang lainnya. Kanker ini begitu sulit untuk dipastikan, masing-masing dari kita memiliki resiko terkena kanker payudara, khususnya ketika kita menginjak usia 40 tahun atau lebih.

Meskipun faktor penyebabnya belum dapat diketahui, akan tetapi penyembuhan total sangat dimungkinkan dengan pendeteksian dini melalui pemeriksaan payudara secara reguler. Perlu Anda ingat bahwa jika seorang wanita memiliki faktor resiko, tidak berarti wanita tersebut pasti akan menderita kanker payudara, akan tetapi faktor tersebut akan meningkatkan kemungkinannya untuk menderita kanker payudara.

Selain riwayat penderita kanker yang terjadi di dalam keluarga dan perubahan genetik, faktor resiko kanker payudara sebenarnya berkaitan dengan kondisi hormonal (peningkatan kadar hormon estrogen) yang disebabkan beberapa faktor seperti berikut ini.

  1. Faktor Yang Berhubungan Dengan Pola Makan

Apa itu kanker payudara dapat dijelaskan melalui faktor yang berhubungan dengan pola makan kita. Kanker Payudara sangat berhubungan erat dengan pola makan yang tinggi lemak, peningkatan berat badan yang signifikan berlebihan pasca menopause, dan kebiasaan konsumsi minuman alkohol dalam jangka panjang. Namun, ada beberapa faktor resiko yang sifatnya positif dapat mencegah atau memperkecil kemungkinan terjadinya kanker payudara yaitu dengan meningkatkan makanan berserat dan mengkonsumsi buah serta sayur.

  1. Faktor Merokok

Faktor yang dapat meningkatkan peluang terjadinya kanker payudara adalah merokok. Wanita perokok memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan yang tidak merokok. Sudah lama para dokter menduga mengenai hubungan antara kebiasaan merokok dengan penyakit kanker payudara. Ini merupakan peringatan bagi wanita peroko aktif juga pasif untuk selalu waspada dan terus memperhatikan kondisi bagian tubuh favorit tersebut. Dari penelitian juga diketahui wanita yang merokok di usia muda lebih memiliki resiko paling tinggi mengidap kanker payudara.

  1. Faktor Genetik

Faktor lainnya adalah faktor genetik atau keturunan juga dapat meningkatkan resiko peluang terjadinya kanker payudara. Perubahan genetik atau mutasi gen ini disebut BRCA1 dan BRCA2 yang merupakan salah satu faktor genetik yang diduga berhubungan erat dengan kanker payudara. Faktor ini bisa meningkatkan peluang resiko terjadinya kanker bahkan sampai 60-80% dibandingkan dengan yang tidak terjadi mutasi terjadinya kanker payudara.

  1. Faktor Yang Berhubungan Dengan Reproduksi

Faktor yang berhubungan dengan reproduksi terkait dengan usia menstruasi awal dan siklus menstruasi dini. Siklus menstruasi dini dikaitkan dengan meningkatnya resiko kanker payudara. Resiko terkena kanker payudara akan mengalami penurunan sekitar 10% setiap 2 tahun pada wanita yang mengalami keterlambatan usia menstruasi awal. Menurut penelitian, siklus menstruasi yang kurang dari 26 hari atau lebih lama dari 31 hari selama usia 18-22 tahun juga diperkirakan mengurangi resiko kanker payudara. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa siklus menstruasi yang pendek pada usia 30tahun menurunkan resiko kanker payudara. Menopause yang terlambat juga ikut meningkatkan resiko kanker payudara. Dalam setiap tahun usia menopaus yang terlambat akan meningkatkan resiko kanker payudara sebesar 3%.

  1. Faktor Usia Kehamilan Pertama

Seiring dengan beranjaknya peningkatan usia di mana seseorang mengalami kehamilan pertama terutama wanita yang mengandung pada usia di atas 35 tahun menunjukkan peningkatan terjadinya resiko kanker payudara. Hal ini diperkirakan karena adanya rangsangan pematangan sel-sel payudara yang disebabkan oleh kehamilan, membuat sel lebih peka terhadap perubahan ke arah keganasan. Sebuah penelitian menemukan usia kehamilan pertama memiliki dampak yang lebih besar terhadap resiko kanker payudara dibandingkan kehamilan berikutnya.

  1. Faktor Jumlah Kelahiran

Salah satu penelitian melaporkan bahwa wanita yang belum melahirkan memiliki resiko terkena sekitar 30% untuk mengembangkan kanker dibandingkan dengan wanita yang telah melahirkan. Sementara, penelitian lain juga menunjukkan bahwa terdapat penurunan resiko kanker payudara dengan peningkatan jumlah kelahiran dibandingkan dengan wanita yang belum melahirkan.

  1. Saat Masa Menyusui

Masa menyusui merupakan sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan sang bayi. Namun, tidak hanya memiliki manfaat bagi bayi tetapi juga bagi sang ibu. Dalam sebuah penelitian yang telah dilakukan menyebutkan bahwa menyusui mempunyai efek perlindungan terhadap resiko kanker payudara. Selain itu ada juga penelitian menyebutkan bahwa waktu menyusui yang lebih lama mempunyai efek yang lebih positif dalam menurunkan resiko kanker payudara di mana terjadi penurunan kadar hormon estrogen dan pengeluaran bahan-bahan pemicu kanker selama proses menyusui. Semakin lama waktu menyusui, semakin besar efek perlindungan terhadap kanker yang ada, dan resiko terhadap penyakit kanker ternyata menurun sebesar 4,3% tiap tahunnya pada wanita menyusui.

  1. Faktor Kontrasepsi Oral

Sampai saat ini masih ada kontroversi terkait peran kontrasepsi oral dalam perkembangan kanker payudara ini. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kontrasepsi oral memang berperan dalam meningkatkan faktor resiko kanker payudara secara signifikan pada wanita pra menopause, akan tetapi tidak pada wanita yang dalam masa pasca menopause.

Faktor-faktor resiko di atas sangat bermanfaat bagi Anda untuk mengetahui seputar apa itu kanker payudara. Hampir semua kasus kanker payudara dapat diketahui dengan mengidentifikasi faktor-faktor resiko yang ada, seperti pada usia menstruasi yang pertama, riwayat penyakit payudara, serta usia kita pada saat menopause. Dengan mengetahui faktor resiko yang sudah ada, diharapkan kita akan lebih mudah untuk mengidentifikasi apakah tergolong beresiko tinggi atau tidak agar Anda dapat melakukan tindakan sejak dini untuk faktor resiko yang ada.

Sedikit informasi mengenai apa itu kanker payudara semoga memberikan gambaran untuk mengenal apa itu kanker payudara. Menjaga kesehatan wanita dengan melakukan perawatan payudara rutin harus dilakukan sejak usia muda.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *