0

Mengapa Terjadi Keputihan?

Keputihan menurut istilah medis disebut Leukorea atau Fluor Albus yaitu sekresi vaginal pada wanita atau pengeluaran cairan secara berlebihan dalam kondisi tidak normal dari saluran genetalia wanita (vagina) maupun rongga uterus berbentuk sekret putih yang kental, encer ataupun berbusa. Artinya, penyakit ini adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh adanya jamur Candida yang hidup dan aktif secara alami di dalam vagina. Pertumbuhan jamur Candida dalam kondisi normal bisa terkendali dengan baik di dalam vagina. Namun, banyak wanita yang tidak merasakan gejala apapun saat terserang Candida. Begitupun sebaliknya, apabila pertumbuhan jamur tersebut terjadi di luar kontrol dapat menimbulkan masalah keputihan yang sebagian besar disebabkan oleh jamur Candida Albicans. Ada pula yang disebabkan oleh jenis lainnya seperti Candida Glabrata atau Candida Tropicalis. Mayoritas wanita pernah mengalami keputihan atau Leukorea, ada yang beberapa kali dalam setahun, dan ada juga yang hampir tiap bulan seperti halnya datang bulan atau menstruasi.

gejala keputihan pada wanitaKeputihan paling sering menyerang wanita pada usia 20 sampai 30-an. Sangat jarang terjadi pada anak perempuan yang belum matang atau belum mengalami datang bulan dan pada wanita yang telah berhenti haid. Meskipun tidak menyebabkan kematian, tetapi kesakitan yang dirasakan karena cairan yang keluar selalu membasahi bagian dalam dan terkadang menimbulkan iritasi, rasa gatal sehingga menimbulkan ketidaknyamanan. Leukorea merupakan gejala awal dari infeksi, keganasan atau tumor jinak reproduksi. Pada dasarnya keputihan digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). Keputihan fisiologis biasanya terjadi setiap bulan dan biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun pada masa subur. Sementara itu, keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi yang biasanya disertai rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Paling sering yang menimbulkan keputihan ini antara lain oleh bakteri, jamur, virus atau parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, akibatnya timbul rasa pedih saat buang air kecil.

Gejala dan Penyebab Keputihan

Gejala keputihan pada umumnya ditandai dengan keluarnya lendir ataupun cairan selain darah melalui organ genital wanita ataupun liang vagina. Namun, yang perlu menjadi perhatian ialah sifat fisik dan kimia dari lendir atau cairan yang keluar melalui organ genital tersebut. Gejala yang normal atau keputihan fisiologis memiliki perbedaan yang mencolok dibandingkan dengan gejala patologis. Seperti yang diketahui, keputihan patologis ialah jenis keputihan yang diakibatkan oleh aktifitas jamur, virus ataupun parasit yang menginfeksi saluran vagina ataupun bagian lain organ genital. Supaya tidak menimbulkan keraguan, ada baiknya kita mengetahui beberapa sifat fisik dan kimia dari lendir atau cairan yang keluar melalui liang vagina ini. Berikut beberapa gejalanya, baik itu fisiologis ataupun patologis yaitu:

  • gejala keputihan pada wanita 2Berbentuk Bening dan Berwarna. Keluarnya cairan atau lendir yang tidak berwarna melalui organ genital atau liang vagina merupakan ciri utama keputihan fisiologis. Namun, pada patologis, lendir yang keluar berwarna hijau kekuningan, putih keabu-abuan, atau bahkan berwarna coklat dengan warna darah.
  • Tidak Berbau dan Berbau Menyengat. Keputihan fisiologis berupa lendir yang tidak berbau, namun pada patologis, cairan atau lendir yang keluar memiliki bau yang tidak sedap atau bahkan menyengat seperti bau busuk.
  • Berbentuk Seperti Krim dan Lengket Berbusa. Keputihan fisiologis berupa lendir yang normal seperti liur, namun pada patologis, cairan atau lendir yang keluar berbentuk seperti krim, berbusa dan bahkan dalam keadaan yang parah lendirnya bersifat lengket.
  • Tanpa Gejala dan Diiringi Rasa Gatal atau Pedih. Keputihan fisiologis berupa cairan atau lendir yang keluar tidak menimbulkan gejala, sedangkan pada patologis, cairan atau lendir yang keluar diiringi dengan rasa gatal bahkan pedih.

Sementara itu, penyebab keputihan dalam banyak kasus, ada beberapa faktor pemicunya yang dapat berkembang biak tanpa alasan yang jelas. Dalam kondisi normal, vagina mengandung lendir dan sejumlah bakteri tak berbahaya yang membantu untuk menjaga vagina dari infeksi Candida dan kuman lainnya. Pada kondisi tertentu, pertahanan alami itu bisa berubah sehingga memungkinkan Candida berkembang biak dengan begitu cepatnya. Berikut beberapa penyebab keputihan atau leukorea, yaitu:

  • Pemakaian antibiotik
  • Perubahan hormonal secara alami (misalnya, selama masa kehamilan, menstruasi, atau setelah masa menopause)
  • Penggunaan obat hormonal seperti pada pil KB atau terapi pengganti hormone
  • Mengalami stres yang terus-menerusgejala keputihan pada wanita 3
  • Menurunnya sistem kekebalan tubuh
  • Penyakit diabetes diakibatkan oleh naiknya kadar gula
  • Penggunaan steroid berkepanjangan

Incoming search terms:

  • cairan vagina
  • lendir vagina
  • keputihan berwarna hijau
  • warna keputihan pada wanita
  • apakaj keputihan datanghya setiap bulan
  • ciri2 kekuningan pda vegina
  • keluar lendir kekuningan dari vagina
  • keputihan setiap bulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *